Kamis, 18 April 2019

Tips Cerdas Mengelola Keuangan Sedari Muda


Tanya Nahti - Sudahkah Anda menyiapkan masa tua dengan mengelola keuangan sedari muda? Hal ini penting sekali untuk diperhatikan. Beberapa orang rajin menabung, ada yang bekerja keras hingga mencari sampingan, tak sedikit pula kalangan gemar melakukan investasi. Apa pilihan Anda?

Generasi muda saat ini, tepatnya kaum milenial, dinilai sebagai kalangan yang harus berjuang untuk mendapatkan berbagai macam keinginan lewat gajinya. Bagaimana tidak, harga keperluan sudah mahal dan nilai investasi terus naik dari masa ke masa. Tentu saja, ini bukan hal mudah!

Ada beberapa cara untuk mengelola keuangan sedari muda, salah satunya menabung dan melakukan investasi pada beberapa sektor seperti properti, saham, emas, dan lain-lain. Tak sedikit pula yang mencari kerja sampingan dan menjalani bisnis—baik berskala besar atau kecil.

1. Menyusun Skala Prioritas
Saat uang hasil tabungan mulai bertambah, terkadang Anda kerap bingung untuk mempergunakan. Beberapa pilihan yang bikin pusing adalah membangun usaha, beli rumah, atau benda-benda prioritas lainnya seperti mobil. Jangan bingung, susun saja skala prioritas!

Mengapa Anda tidak mencoba membangun usaha sampingan dahulu? Jika Anda adalah seorang pekerja, punya bisnis rumahan adalah pilihan tepat. Jasa fotografi, online shop, dan bentuk usaha lain, adalah cara yang sering dilakukan kalangan muda untuk menambah penghasilan.

Setelah matang dengan bisnis dengan pendapatan stabil, Anda dapat melanjutkan pada ranah lain seperti melakukan investasi. Sampai saat ini, bentuk yang paling ideal dan layak dilakukan oleh segala umur adalah investasi properti. Contoh sederhana adalah membeli rumah hunian.

2. Saatnya Melakukan Investasi
Investasi properti memang menggiurkan, namun Anda butuh segenap usaha untuk mewujudkan hal tersebut. Cara paling mudah untuk membeli rumah adalah mengajukan cicilan KPR pada bank dengan jangka waktu 10 hingga 20 tahun, lalu membayar DP sekitar 20 sampai 30 persen.

Tak hanya properti, Anda dapat melakukan bentuk investasi lain seperti saham, emas dan sebagainya. Namun, perlu diperhatikan bahwa setiap investasi memiliki kelebihan dan keunggulan tersendiri. Pilihlah dengan matang dan sesuai kemampuan diri sendiri, ya!

Beberapa investasi berjangka pendek misalnya, harus mengutamakan kejelian agar Anda tidak salah pilih. Jika Anda memutuskan untuk berinvestasi jangka panjang seperti properti misalnya, tentukan pula pilihan yang tepat sejak awal. Awas, jangan sampai Anda merugi akibat investasi.
loading...

3. Pantau Pengeluaran, Jangan Lupa Menabung
Begitu mendapat penghasilan, banyak kalangan muda lupa dengan target utama untuk menabung berbagai macam keperluan utama. Ujung-ujungnya, uang habis buat hal kurang penting seperti belanja dan kegiatan lain yang bersifat impulsif. Hindari hal ini dengan melakukan pembukuan.

Perlu diketahuia bahwa pembukuan adalah salah satu hal yang mesti Anda lakukan untuk menabung berbagai macam keperluan penting, salah satunya modal usaha hingga investasi properti berupa rumah. Catat semua pengeluaran bulanan Anda secara terperinci.
 
Agar lebih aman dan jelas, mulailah membuat daftar pengeluaran bulanan untuk kebutuhan menjadi dua bagian. Hitungah kebutuhan primer seperti makan, ongkos bekerja, tagihan listrik, cicilan rumah, cicilan dan lain sebagainya. Kebutuhan tersier juga tidak masalah.

***

Pada akhirnya, Anda juga harus menyisihkan sisa gaji untuk tabungan. Hal ini berguna untuk menekan pengeluaran-pengeluaran yang tidak terlalu penting. Biasanya, jumlah tabungan yang tepat setiap bulan adalah sekitar 30 sampai 40 persen. Yuk, atur keuangan Anda sejak muda!


EmoticonEmoticon